Sabtu, 14 Januari 2017

Lembaga Keuangan Materi pelajaran ekonomi kls X semester Genap

1.       LEMBAGA KEUANGAN BANK (LKB)
·        1.  Bank Sentral (Bank Indonesia)
Menurut UU No.3 Tahun 2004, Bank Sentral adalah lembaga negara yang mempunyai wewenang untuk mengeluarkan alat pembayaran yang sah dari suatu negara, merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, mengatur dan mengawasi perbankan serta menjalan fungsi sebagai lender of the last resort.
Bank sentral yang dimaksud adalah Bank Indonesia.
Bank Indonesia adalah lembaga negara yang independen dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, bebas dari campur tangan pemerintah dan atau pihak lain, kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang ini.
a) Tujuan Bank Indonesia
Menurut UU RI No. 3 Tahun 2004 Pasal 7, dijelaskan tujuan Bank Indonesia adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.
Untuk mencapai tujuan yang dimaksud Bank Indonesia melaksanakan kebijakan moneter secara berkelanjutan, konsisten, transparan, dan harus mempertimbangkan kebijakan umum pemerintah di bidang perekonomian.
b ) Tugas Bank Indonesia
Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2004, Bank Indonesia mempunyai tugas sebagai berikut:
(1) menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
Dalam rangka menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, Bank Indonesia berwenang:
(a) menetapkan sasaran moneter dengan memerhatikan sasaran laju inflasi;
(b) melakukan pengendalian moneter dengan menggunakan cara-cara yang termasuk tetapi tidak terbatas pada:
- operasi pasar terbuka di pasar uang baik rupiah maupun valuta asing
- penetapan tingkat diskonto
- penetapan cadangan wajib minimun
- pengaturan kredit atau pembiayaan
Cara-cara pengendalian moneter dapat dilaksanakan juga berdasarkan prinsip syariah.
Pelaksanaan ketentuan tersebut ditetapkan Peraturan Bank Indonesia.
(2) mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
Dalam rangka mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, bank Indonesia berwenang:
(a) melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran,
(b) mewajibkan penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk menyampaikan laporan tentang kegiatannya.
Pelaksanaan kewenangan di atas ditetapkan dengan Peraturan Bank Indonesia.
(3) mengatur dan mengawasi bank
Dalam rangka melaksanakan tugas mengatur dan mengawasi bank, Bank Indonesia menetapkan peraturan, memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan dan kegiatan usaha tertentu dari bank, melaksanakan pengawasan bank dan mengenakan sanksi terhadap bank sesuai dengan peraturan Bank Indonesia.
2 ) Bank Umum
Undang-undang nomor 10 tahun 1998
Pengertian bank umum menurut Peraturan Bank Indonesia No. 9/7/PBI/2007 adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Jasa yang diberikan oleh bank umum bersifat umum, artinya dapat memberikan seluruh jasa perbankan yang ada. Bank umum sering disebut bank komersial (commercial bank).
Bank umum mempunyai banyak kegiatan. Adapun kegiatan-kegiatan bank umum yang utama antara lain:
a) menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk giro, deposito, sertifikat deposito, dan tabungan;
b) memberikan kredit;
c) menerbitkan surat pengakuan utang;
d) memindahkan uang, baik untuk kepentingan nasabah maupun untuk kepentingan bank itu sendiri;
e) menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan atau dengan pihak ketiga;
f) menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga; dan
g) melakukan penempatan dana dari nasabah ke nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di bursa efek.
3 ) Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
Undang-Undang No 07 tahun 1992
BPR adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Kegiatan BPR jauh lebih sempit jika dibandingkan dengan kegiatan bank umum.
BPR dalam melakukan kegiatannya tidak sama dengan kegiatan yang dilakukan oleh bank konvensional (bank umum). Ada kegiatan-kegiatan yang tidak boleh dilakukan oleh BPR, yaitu:
a) menerima simpanan berupa giro,
b) mengikuti kliring,
c) melakukan kegiatan valuta asing,
d) melakukan kegiatan perasuransian.
Adapun bentuk kegiatan yang boleh dilakukan oleh BPR meliputi hal-hal berikut ini.
a) Menghimpun dana dalam bentuk simpanan tabungan dan simpanan deposito.
b) Memberikan pinjaman kepada masyarakat.
c) Menyediakan pembiayaan dan penempatan dana berdasarkan prinsip syariah.
b . Jenis Bank Berdasarkan Kepemilikannya

Apabila ditinjau dari segi kepemilikannya, jenis bank terdiri atas bank milik pemerintah, bank milik swasta nasional, dan bank milik swasta asing.
1 ) Bank Milik Pemerintah
Bank pemerintah adalah bank di mana baik akta pendirian maupun modalnya dimiliki oleh pemerintah, sehingga seluruh keuntungan bank dimiliki oleh pemerintah pula. Contohnya Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri. Selain itu ada juga bank milik pemerintah daerah yang terdapat di daerah tingkat I dan tingkat II masing-masing provinsi. Contoh Bank DKI, Bank Jateng, dan sebagainya.
2 ) Bank Milik Swasta Nasional
Bank swasta nasional adalah bank yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh swasta nasional serta akta pendiriannya pun didirikan oleh swasta, begitu pula pembagian keuntungannya juga dipertunjukkan untuk swasta pula. Contohnya Bank Muamalat, Bank Danamon, Bank Central Asia, Bank Lippo, Bank Niaga, dan lain-lain.
3 ) Bank Milik Asing
Bank jenis ini merupakan cabang dari bank yang ada di luar negeri, baik milik swasta asing atau pemerintah asing. Kepemilikannya dimiliki oleh pihak luar negeri. Contohnya ABN AMRO bank, City Bank, dan lain-lain.
c . Jenis Bank Berdasarkan Kegiatan Operasionalnya
1 ) Bank Konvensional
Pengertian kata “konvensional” menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia adalah “menurut apa yang sudah menjadi kebiasaan”. Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah “berdasarkan kesepakatan umum” seperti adat, kebiasaan, kelaziman.
Berdasarkan pengertian itu, bank konvensional adalah bank yang dalam operasionalnya menerapkan metode bunga, karena metode bunga sudah ada terlebih dahulu, menjadi kebiasaan dan telah dipakai secara meluas dibandingkan dengan metode bagi hasil.
Bank konvensional pada umumnya beroperasi dengan mengeluarkan produk-produk untuk menyerap dana masyarakat antara lain tabungan, simpanan deposito, simpanan giro; menyalurkan dana yang telah dihimpun dengan cara mengeluarkan kredit antara lain kredit investasi, kredit modal kerja, kredit konsumtif, kredit jangka pendek; dan pelayanan jasa keuangan antara lain kliring, inkaso, kiriman uang, Letter of Credit, dan jasa-jasa lainnya seperti jual beli surat berharga, bank draft, wali amanat, penjamin emisi, dan perdagangan efek.
Bank konvensional dapat memperoleh dana dari pihak luar, misalnya dari nasabah berupa rekening giro, deposit on call, sertifikat deposito, dana transfer, saham, dan obligasi. Sumber ini merupakan pendapatan bank yang paling besar. Pendapatan bank tersebut, kemudian dialokasikan untuk cadangan primer, cadangan sekunder, penyaluran kredit, dan investasi. Bank konvensional contohnya bank umum dan BPR. Kedua jenis bank tersebut telah kalian pelajari pada subbab sebelumnya.
4 ) Bank Syariah
Undang-Undang N0 21 tahun 2008
Sekarang ini banyak berkembang bank syariah.
Bank syariah muncul di Indonesia pada awal tahun 1990-an. Pemrakarsa pendirian bank syariah di Indonesia dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tanggal 18 - 20 Agustus 1990.
Bank syariah adalah bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam, maksudnya adalah bank yang dalam operasinya mengikuti ketentuan-ketentuan syariah Islam, khususnya yang menyangkut tata cara bermuamalah secara Islam.
Falsafah dasar beroperasinya bank syariah yang menjiwai seluruh hubungan transaksinya adalah efesiensi, keadilan, dan kebersamaan. Efisiensi mengacu pada prinsip saling membantu secara sinergis untuk memperoleh keuntungan sebesar mungkin.
Keadilan mengacu pada hubungan yang tidak dicurangi, ikhlas, dengan persetujuan yang matang atas proporsi masukan dan keluarannya. Kebersamaan mengacu pada prinsip saling menawarkan bantuan dan nasihat untuk saling meningkatkan produktivitas.
Kegiatan bank syariah dalam hal penentuan harga produknya sangat berbeda dengan bank konvensional.
Penentuan harga bagi bank syariah didasarkan pada kesepakatan antara bank dengan nasabah penyimpan dana sesuai dengan jenis simpanan dan jangka waktunya, yang akan menentukan besar kecilnya porsi bagi hasil yang akan diterima penyimpan. Berikut ini prinsip-prinsip yang berlaku pada bank syariah.
a) Pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil (mudharabah).
b) Pembiayaan berdasarkan prinsip penyertaan modal (musharakah).
c) Prinsip jual beli barang dengan memperoleh keuntungan (murabahah).
d) Pembiayaan barang modal berdasarkan sewa murni tanpa pilihan (ijarah).
e) Pilihan pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak bank oleh pihak lain (ijarah wa iqtina).
Dalam rangka menjalankan kegiatannya, bank syariah harus berlandaskan pada Alquran dan hadis. Bank syariah mengharamkan penggunaan harga produknya dengan bunga tertentu. Bagi bank syariah, bunga bank adalah riba.
Dalam perkembangannya kehadiran bank syariah ternyata tidak hanya dilakukan oleh masyarakat muslim, akan tetapi juga masyarakat nonmuslim. Saat ini bank syariah sudah tersebar di berbagai negara-negara muslim dan nonmuslim, baik di Benua Amerika, Australia, dan Eropa. Bahkan banyak perusahaan dunia yang telah membuka cabang berdasarkan prinsip syariah. Contoh Bank Syariah di Indonesia yaitu Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandir


2.       LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK (LKBB)

Selasa, 20 Desember 2016

SOAL PAS EKONOMI XI GANJIL



LEMBAR SOAL
PENILAIAN AKHIR SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017

MATA PELAJARAN : EKONOMI
KELAS                        : XI (Peminatan)
DURASI                      : 90 Menit

PETUNJUK UMUM
1. Periksa dan bacalah soal dengan teliti sebelum Anda bekerja
2. Gunakan waktu dengan efektif dan efisien
3. Periksalah pekerjaan anda sebelum diserahkan kepada Guru Pengawas

Materi Pendapatan Nasional
1.   Jumlah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh warga negara termasuk warga negara yang tinggal di luar negeri, tapi tidak termasuk hasil-hasil warga negara asing yang tinggal di negara tersebut disebut…
A. Pendapatan Nasional
B. Produk Nasional Bruto
C. Pendapatan Perkapita
D. Produk Domestik Bruto
E. Produk Domestik Netto

2.   Disposible Income adalah selisih perhitungan Personal Income dikurangi…
A. Transfer Pendapatan
B. Depresiasi barang modal
C. Pajak tidak langsung
D. Hutang
E. Pajak Langsung

3.   Jumlah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh warga negara termasuk warga negara yang tinggal di luar negeri, tetapi tidak termasuk hasil-hasil warga negara asing yang tinggal di negara tersebut disebut…
A. Pendapatan Nasional
B. Produk Nasional Bruto
C. Pendapatan Perkapita
D. Produk Domestik Bruto
E. Produk Domestik Netto

4.     Pendapatan yang siap di belanjakan (Disposable Income) adalah…
A. GNP – Penyusutan
B. PI – Pajak langsung
C. NNP – Pajak Perusahaan
D. PI – Pajak tidak langsung
E. NNP – Pajak tidak langsung

5.         Data Pendapatan Nasional (dalam miliar rupiah)
Upah 4.900
Laba 3.100
Sewa 100
Bunga 200
Konsumsi 2.000
Investasi 900
Belanja Pemerintah 1.200
Ekspor 2.000
Impor 500
Pertanian 4.800
Pertambangan 5.000
Industri 3.000
Jasa 500


Berdasarkan data di atas, besar pendapatan nasional menurut pendekatan pendapatan adalah…
A. Rp. 12.900 milyar
B. Rp. 12.100 milyar
C. Rp. 11.600 milyar
D. Rp. 8.300 milyar
E. Rp. 8.250 milyar

6.      Tabel pendapatan nasional (dalam miliar) dan jumlah penduduk dari beberapa negara terlihat sebagai berikut:

No.
Negara
Pendapatan Nasional
Jumlah Penduduk
1
Indonesia
Rp 120.000.000,00
210.000.000 Jiwa
2
Malaysia
Rp 70.000.000,00
80.000.000 Jiwa
3
Brunei Darusalam
Rp 40.000.000,00
15.000.000 Jiwa
4
Filipina
Rp 90.000.000,00
120.000.000 Jiwa

Berdasarkan data di atas, urutan negara yang mempunyai pendapatan per kapita yang tertinggi adalah…
A.                Indonesia, Filipina, Malaysia, dan Brunei Darussalam
B.                 Brunei Darusalam, Malaysia, Indonesia, dan Filipina
C.                 Brunei Darusalam, Malaysia, Filipina, dan Indonesia
D.                Indonesia, Filipina, Brunei Darusalam, dan Malaysia
E.                 Malaysia, Brunei Darusalam, Filipina, dan Indonesia

7.               Berikut adalah komponen-komponen pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran :
               -Konsumsi-Impor-Investasi -Pengeluaran Pemerintah-Ekspor -Tabungan
            Berdasarkan komponen tersebut, pendapatan nasional dapat dihitung dengan  formulasi… 
           A. Y = C + I + X + M + G    B.  Y = C + I + G + ( X – M )   C. Y = C + I + X + ( G – M )  
           D   . Y = C + I + G – ( X + M )             E. Y = r + w + i + p

        8.      Di antara penyebab naik turunnya pendapatan perkapita yang paling tepat adalah…
A. Besarnya tabungan dan investasi
           B. Naik turunnya GNP dan populasi
          C. Besarnya tingkat konsumsi dan tabungan
          D. Banyaknya penduduk
          E. Tingginya GNP deflator

        PEMBANGUNAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
9.      Pembangunan ekonomi merupakan proses multidimensional yang menyebabkan terjadinya perubahan. Yang dimaksud proses multidimensional ialah ......
A.       Berkaitan dengan berbagai bidang yang saling berkaitan
B.     Melibatkan unsur-unsur yang mempengaruhi pembangunan ekonomi
C.     Berhubungan dengan kondisi perekonomian, kondisi politik, dan struktur institusional
D.    Melibatkan perubahan-perubahan sikap masayarakat untuk mewujudkan suatu pembangunan ekonomi yang dapat mensejahterkan rakyat
E.     Melibatkan perubahan-perubahan besar dalam struktur sosial, sikap masyarakat, sikap-sikap mental yang sudah terbiasa dan lembaga-lembaga nasional serta pencapaian laju pertumbuhan.

     10.  Berikut ini adalah indikator pembangunan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi
No
A
B
C
1
Ditandai dengan kenaikan GNP dan tidak disertai dengan perubahan struktur ekonomi
Kenaikan GNP memperhatikan peningkatan kesejahteraan masyarakat
Kenaikan GNP disertai dengan perubahan struktur ekonomi dan struktur sosial
2
Kenaikan GNP disertai perubahan struktur ekonomi
Terjadi peningkatan output pendapatan secara signifikan
Kenaikan GNP tidak disertai perkembangan IPTEK
3
Kenaikan GNP disertai dengan perkembangan IPTEK
Kenaikan GNP tidak memperhatikan tingkat pemerataan dan kesejahteraan masyarakat
Peningkatan output pendapatan per kapita cenderung stagnan
Yang merupakan indikator pertumbuhan ekonomi adalah ...........
A.A1, B2, C3
            B.     A2, B3, C1
C.A3, B1, C2
D.A1, B3, C2
E.A2, B1, C3

        11     Diketahui laju pertumbuhan ekonomi Indonesia (dalam milyaran rupiah)
Tahun
PNB
2003
Rp. 46. 400
2004
Rp. 49. 600
Laju pertumbuhan ekonomi pada tahun 2004 adalah .........
           A.    6, 89%
           B.     5,89%
          C.     6,98%
          D.    8,69%
          E.     9,86%

D.               12.      Faktor yang paling menentukan dalam pembangunan ekonomi adalah .......
a.       Teknologi
b.      Permodalan
c.       Luasnya pasar
d.      Sumber daya manusia
e.       Tenaga kerja yang terampil

13. Proses pertumbuhan ekonomi
1
2
3
4
5
Masyarakat tradisional
Rumah tangga tertutup
Masyarakat tradisional
Pertukaran natura
Masa pengembaraan
Masyarakat tradisional
Rumah tangga kota
Masyarakat peralihan
Pertukaran uang
Masa beternak
Periode lepas landas
Rumah tangga bangsa
Periode lepas landas
Pertukaran kredit
Masa bertani
Masa kapitalis
Rumah tangga dunia
Menuju kedewasaan
Perekonomian tertutup
Masa bertani dan kerajinan
Perekonomian dunia
Kapitalisme raya
Tingkat konsumsi tinggi
Masa kerajinan
Masa industri dan perniagaan
Yang merupakan teori pertumbuhan dari W.W Rostow adalah kolom…..
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

14.                 Yang dimaksud dengan program pembangunan nasional (propernas) adalah .....
A. Program pembangunan untuk mewujudkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan berkelanjutan
B. Program pembangunan yang disusun untuk mewujudkan pembangunan nasional
C. Rencana pembangunan yang direncanakan dan disusun secara bersama dan akan dilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun
D. Program pembangunan yang sesuai dengan GBHN dan ditetapkan oleh presiden atas persetujuan DPR
E. Rencana pembangunan yang berskala nasional serta merupakan konsensus bersama seluruh masyarakat mengenai pembangunan nasional yang akan dilaksanakan selam kurun waktu lima tahun

15. Tujuan utama suatu Negara mengadakan pembangunan ialah….
A. Meningkatkan kesempatan kerja
B. Menekan pertambahan penduduk dan mendorong pendapatan nasional
C. Menyejahterakan rakyat
D. Meningkatkan akumulasi modal dalam jangka panjang
E. Meningkatkan output

16. Salah satu cirri Negara berkembang yaitu Negara tersebut bergerak di….
A. Bidang produksi sekunder
B. Bidang produksi tersier
C. Bidang produksi primer
D. Bidang produksi kuarta
E. Bidang produksi ekstratif

KESEMPATAN KERJA DAN KETENAGAKERJAAN

17. Tersedianya lapangan kerja bagi angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan adalah merupakan pengertian dari ….
A. Angkatan kerja
B. Tenaga kerja
C. Kesempatan kerja
D. Pengangguran
E. Pekerjaan

18. Pemerintah dalam upaya meningkatkan mutu tenaga kerja dengan mendirikan Balai Latihan Kerja. Usaha ini bertujuan untuk ….
A. Melatih orang menjadi manusia terampil, berinisiatif, dan kreatif
B. Memberi kursus-kursus pada anak-anak putus sekolah
C. Memberi kemampuan untuk melakukan kerja dengan sistem bapak angkatdengan perusahaan besar
E. Memberi penyuluhan pertanian kepada para petani

19.  Perhatikan data berikut ini !
1. Upah minimum
2. Jumlah tenaga kerja dalam perusahaan
3. Kondisi permintaan dan penawaran tenaga kerja
4. Kesepakatan pemberi kerja dan penerima kerja
5. Permintaan tenaga kerja tentang besarnya upah
Sistem upah yang berlaku di Indonesia dipengaruhi oleh nomor ….
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 3, dan 4
C. 1, 4, dan 5
D. 2, 3, dan 4
E. 2, 3, dan 5

20. Pengangguran struktural dapat diatasi melalui cara ….
A. Memperluas pasar barang dan jasa
B. Mengusahakan informasi yang lengkap tentang permintaan danpenawaran tenaga kerja
C. Pelatihan agar memiliki ketrampilan untuk dapat bekerja pada masa menunggu musim tertentu
D. Peningkatan daya beli masyarakat
E. Mengusahakan pembangunan yang bersifat padat karya

21. Tiap-tiap warga Negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan, karena itu pemerintah selalu berupaya untuk ……
A. Membangun
B. Menjaga stabilitas
C. Menyediakan lowongan pekerjaan
D. Memberikan kredit
E. Memperluas kesempatan kerja

22. Kesempatan yang tersedia bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi yang menjadi sumber pendapatan bagi yang melakukan kegiatan ekonomi atau keadaan yang menggambarkan terjadinya suatu pekerjaan dimasyarakat adalah pengertian dari ……..
A. Lapangan kerja
B. Tenaga kerja
C. Kesempatan kerja
D. Pusat tenaga kerja
E. Pengangguran

23. Di bawah ini yang tidak dapat dimasukkan ke dalam angkatan kerja adalah ……
A. Guru
B. Dokter
C. Pilot
D. Ibu Rumah Tangga
E. Pembantu rumah tangga

24. Pengangguran yang terjadi karena kesulitan sementara untuk mempertemukan permintaan dan penawaran kesempatan kerja disebut …….
A. Pengangguran siklis
B. Pengangguran disengaja
C. Pengangguran terselubung
D. Pengangguaran musiman
E. Pengangguran friksional

INDEKS HARGA, INFLASI
25. Pernyataan berikut ini tentang peran indeks harga:
 (1) Mencakup barang dagang dalam jumlah besar
 (2) Meiihat perkembangan perekonomian secara nasional
 (3) Menggunakan data harga perdagangan besar
 (4) Sebagai indikator kenaikan harga barang elektronik
 (5) Untuk menilai tingkat kesejahteraan petani
Dari pernyataan di atas peranan indeks harga bagi perdagangan besar adalah ....
 A, (1), (2), dan (3)
 B. (l), (3), dan (5)
 C. (1), (4), dan (s)
 D. (2), (3), dan (4)
 E. (3), (4), dan (5)

26. Perhatikan pernyataan di bawah ini!
 (1) Merupakan petunjuk atau barometer kondisi ekonomi
 (2) Dapat digunakan sebagai pedoman bagi pembelian barang
 (3) Dapat digunakan sebagai deflator
 (4) Pedoman untuk pengusaha memperoleh keuntungan
 (5) Meningkatkan penyebaran arus barang
Dari pernyataan di atas yang merupakan peranan indeks harga dalam ekonomi adalah .".
 A. (1), (2),,dan (3)
 B. (1), (2), dan (4)
 C, (1), (4), dan (5)
 D. (2), (3), dan (5)
 E. (3), (4), dan (5)

27. Perhatikan beberapa pernyataan berikut ini!
 (l) Mengukur harga barang yang diperdagangkan dalam eceran untuk dikonsumsi sendiri.
 (2) Mengetahui harga makanan, perumahan, sandang, dan aneka barang dan jasa.
 (3) Mengetahui harga barang secara grosir.
 (4) Menilai kesejahteraan petani dilihat dari niiai tukar.
 (5) Sebagai indikator inflasi.
Dari pernyataan di atas, peranan harga indeks bagi konsumen adalah .,..
 A, (1), (2), dan (3)
 B, (1), (2), dan (5)
 C. (2), (3), dan (4)
 D, (2), (4), dan (5)
E. (3), (4), dan (5)

 28. Disajikan data sebagai berikut :
Bulan                           Indeks             Harga Konsumen
Desember 2010           252,68
Januari 2011                256,80
Februari 2011              258,44
Berdasarkan tabel di atas, laju inflasi pada bulan Januari 2011 adalah….
 A. 0,64%
B. 1,60%
C. 1,63%
D. 2,23%
 E. 2,28%

29. Perhatikan tabel IHK di bawah ini
Bulan/Tahun                        IHK
NOVEMBER 2010            270,50
DESEMBER 2010             273,60
JANUARI 2012                 280,70
 Berdasarkan data di atas maka laju inflasi pada bulan Januari 2011 adalah sebesar..
 A. 3,77
B. 3,87
C. 2,62
D. 2,59
E. 1,14

30. Data perkembangan harga 3 macam barang dalam 3 tahun terakhir berikut ini:
No   Nama Barang                  Harga (Rp) 
                                      2009            2010                 2011
 1      Telur                    10.000            14.000            18.000
 2   Daging ayam          16.000            20.000            25.000
 3    Daging sapi            50.000           65.000             70.000
 Jika tahun 2009 sebagai tahun dasar, maka inflasi yang terjadi pada tahun 2010 dengan metode indeks harga agregatif sederhana adalah jenis…
 A. Inflasi sangat ringan
 B. Inflasi ringan
 C. Inflasi sedang
 D. Inflasi berat
 E. Hyper inflasi

APBN DAN APBD
31. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara adalah….
A. suatu daftar yang menyebut rincian pendapatan dari suatu negara yang dibutuhkan untuk melaksanakan pembangunan dalam kurun waktu satu tahun
B. suatu daftar yang disusun sedemikian rupa yang berisi jenis pengeluaran yang digunakan untuk menggerakkan roda pemerintahan
C. suatu daftar yang disusun sedemikian rupa yang menunjukkan rincian uang yang didapat dari berbagai sumber yang ditujukan untuk melayani masyarakat
D. suatu daftar yang menyebut rincian pendapatan dan pengeluaran negara dinyatakan dalam jumlah uang dalam kurun waktu tertentu
E. suatu daftar yang dikeluarkan pemerintah setiap permulaan tahun anggaran yang berisi proyek dari pemerintah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat

32. Tujuan penyusunan APBN adalah….
A. sebagai sumber pendapatan negara untuk pembangunan
B. sebagai pedoman belanja negara untuk kelancaran tugas pemerintah sehari-hari
C. untuk melihat dan mengevaluasi kinerja pemerintah dalam upaya menyejahterakan masyarakat
D. memperbesar pendapatan dan pengeluaran negara dengan sebaik-baiknya
E. sebagai arah kebijakan negara yang harus dilakukan pemerintah daerah

33. . Dibawah ini yang termasuk pengeluaran rutin adalah ….
A. Belanja pegawai dan reboisasi
B. Belanja pegawai dan belanja barang
C. Belanja barang dan penghijauan
D. Belanja barang dan peningkatan pasar
E. Belanja pegawai dan prasarana jalan

34. Berikut adalah fungsi pemerintah dan fungsi APBN:
1. Fungsi regular                                 4. Fungsi distribusi
2. Fungsi alokasi                                 5. Fungsi stabilisasi
3. Fungsi agent of development         6. Fungsi administrasi
Yang merupakan fungsi APBN adalah….
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 4, dan 5                          D. 4, 5, dan 6
C. 1, 3, dan 5                          E. 2, 4, dan 5

35. Kebijakan anggaran negara harus memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan merupakan fungsi APBN yakni….
A. fungsi perencanaan
B. fungsi stabilisasi                             D. fungsi pengawasan
C. fungsi distribusi                              E. fungsi alokasi

36. Anggaran pemerintah menjadi alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan fundamental ekonomi. Fungsi tersebut merupakan….
A. fungsi perencanaan
B. fungsi stabilisasi                             D. fungsi pengawasan
C. fungsi distribusi                              E. fungsi alokasi

PERPAJAKAN
37.
No
Jumlah Penghasilan
Tarif
1.
2.
3.
4.
5.
0 s/d Rp 25.000.000
Rp 25.000.000 s/d 50.000.000
Rp 50.000.000 s/d 100.000.000
Rp 100.000.000 s/d 200.000.000
Rp 200.000.000 ke atas
5 %
10%
15%
25%
35%
Pendapatan Tidak Kena Pajak (PRKP):
Wajib Pajak Rp. 13.200.000,00
Istri tidak bekerja Rp. 1.200.000,00
Anak (maksimal 3) Rp. 1.200.000,00
Tuan Achmad seorang karyawan BRI mempunyai penghasilan setelah dipotong dana jabatan dan asuransi kesehatan sebesar Rp. 56.000.000,00 setahun. Ia mempunyai seorang istri yang tidak bekerja dengan 2 orang anak. Berdasarkan data diatas maka besarnya pajak penghasilan terutang Tn. Achmaad setahun adalah ………
A. Rp. 8.400.000,00                                       D. Rp. 4.400.000,00
B. Rp. 6.600.000,00                                        E. Rp. 2.670.000,00
C. Rp. 5.600.000,00

38. Bapak Sucahyo mempunyai sebidang tanah beserta bangunannya dengan luas tanah 400 m dan luas bangunan 150 m. NJOP tanah Rp. 800.000,00 per m dan bangunan Rp. 250.000,00 per m. Jika BTKP ditetapkan sebesar Rp. 12.000.000,00 maka besarnya PBB terutang adalah ………
A. Rp. 148.000,00                                          D. Rp. 357.500,00
B. Rp. 172.000,00                                           E. Rp. 369.000,00
C. Rp. 345.000,00

39. Tn. Dirman pemilik perusahaan AP, penghasilan setiap bulan Rp. 25.000.000,00. Sekalipun pemilik perusahaan Tn. Dirman membayar dana pensiun dan dana sosial lainnya setiap bulan sebesar Rp. 150.000,00 sudah memiliki istri dan tiga orang anak. Penghasilan Kena Pajak Tn. Dirman Rp. 125.000.000,00 setahun, maka pajak terutang Tn. Dirman adalah ……..
A. Rp. 12.900.000,00                                                 D. 19.200.000,00
B. Rp. 12.950.000,00                                      E. 19.250.000,00
C. Rp. 13.000.000,00

40. Tahun fiskal di Indonesia saat ini adalah….
A. 1 Januari s. d. 31 Desember                       D. 1 September s. d. 31 Agustus
B. 1 April s. d. 31 Maret                                 E. 1 Januari s. d. 31 Maret
C. 1 Juli s. d. 30 Juni